Masa subur wanita setelah menstruasi berapa hari - Mengenal masa subur pasangan memang cukup sulit. Bahkan bagi wanita sendiri. Kala seorang pria dituntut mengenal lebih jauh mengenai masa subur pasangannya, maka itu artinya dirinya harus tahu jelas mengenai hal tersebut.
Apa ada pertanyaan masa subur wanita setelah menstruasi berapa hari? Maka, itu artinya kamu harus segera duduk tenang dan mulai mencari informasi mengenai hal tersebut. Bilamana kamu menemui kesulitan, maka itu hal yang wajar. Kebanyakan memang seperti demikian.
Nah, bila kamu memang sudah bertekad untuk melakukannya, pada akhirnya kamu pun bisa mengetahuinya. Paling tidak, selang beberapa hari kamu pun bisa memahami. Apabila sudah demikian, tidak menutup kemungkinan kamu pun bisa menerapkannya di dalam keseharian.
Biar kamu tidak semakin penasaran, berikut ini jawaban dari pertanyaan masa subur wanita setelah menstruasi berapa hari:
Perubahan Hormon
Ketika seorang perempuan masuk ke dalam masa suburnya, maka dirinya akan mengalami perubahan yang signifikan. Hormon memiliki pengaruh besar pada siklus menstruasi. Bagi kamu yang belum mengetahuinya, hormon seks seorang wanita ada dua jenis, yaitu estrogen dan progesteron.
Di tahap selanjutnya, hormon ini berdampak pada fisiologis pada tubuh perempuan. Beberapa perubahan yang nampak secara fisik dan bisa langsung kamu amati, yaitu:
- Perubahan suhu basal tubuh.
- Perubahan sekresi lendir leher rahim (servik).
- Perubahan pada servik.
- Panjangnya siklus menstruasi (metode kalender).
Nah, salah satu tanda bahwa pihak wanita sedang berada pada masa subur yaitu ketika dirinya mengalami nyeri perut dan perubahan payudara.
Manfaat Masa Subur
Jelas, manfaat masa subur sebagai penentu kapan kamu bisa mendapatkan momongan, kamu pun bisa menggunakannya untuk hal sebaliknya. Khususnya bagi mereka yang belum menghendaki keinginan memiliki momongan.
Selain sebagai KB alamiah, mengetahui masa subur seorang wanita ternyata memiliki manfaat lainnya, seperti:
- Menilai waktu terjadinya ovulasi.
- Memprediksikan hari-hari subur yang maksimum.
- Mengoptimalkan waktu untuk hubungan seksual guna mendapatkan kehamilan.
- Membantu mengidentifikasi masalah infertilitas.
Nah, dari itu semua mana yang menurutmu sedang dibutuhkan? Semuanya sah-sah saja. Asalkan kamu sudah berdiskusi dengan pasangan, maka tidak akan ada masalah di kemudian hari.
Tata cara menghitung masa subur pun bisa melalui banyak hal. Mulai dari menghitung periode haid pasangan hingga berdasarkan perubahan lendir servik, bahkan bisa berdasarkan perubahan pada suhu basal tubuh.
Periode Menstruasi
Nah, cara pertama yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui kapan masa subur pasangan yang dengan menghitung masa subur atau menghitung ovulasi. Secara umum siklus menstruasi bagi wanita yang normal yaitu 21-35 hari. Selain itu, beberapa ahli mengatakan masa haid wanita sekitar 22-35 hari.
Berdasarkan hal tersebut, maka bisa disimpulkan jikalau sel telur akan keluar pada pertengahan tanggal tadi, antara hari ke 14 sampai ke 16 dihitung dari hari pertama menstruasi. Bahka, menurut dr. Knaus ovulasi terjadi tepat 14 hari sebelum menstruasi berikutnya.
Namun, menurut ahli lainnya, yaitu dr. Ogino ovulasi tidak selalu terjadi tepat 14 hari sebelum menstruasi. Ovulasi bisa terjadi pada tanggal 12 atau 16 hari sebelum menstruasi berikutnya.
Masa Subur Bagi Haid Teratur (28 hari)
Apabila pasangan memiliki siklus normal 28 hari, maka pertengahan siklusnya hari ke-14 (28:2). Artinya, masa subur berada di 3 hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan 3 hari setelah hari ke- 14, yaitu hari ke-17 (14+3).
Berdasarkan pemaparan ini, maka masa subur pasanganmu berada pada kisaran hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari siklus haid wanita normal. Sebagao tambahan informasi, hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid.
Masa Subur Haid Tidak Teratur
Apabila pasanganmu merupakan wanita dengan haid tidak teratur, maka hitung jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Perhitungan ini akan menentukan hari pertama masa subur. Selanjutnya, hitung jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini berguna sebagai patokan hari terkahir masa subur.
Guna memudahkan, silahkan gunakan rumus berikut ini:
- Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
- Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
Thanks for reading & sharing Berita panas ABG sexy


0 komentar:
Posting Komentar